Di hari tuanya, Nenek Kamihar harus jadi tulang punggung keluarga dan hidup di rumah papan yang telah lapuk, nyaris ambruk. Tegakah kita biarkan nenek paruh baya ini terus menerus kepayahan jalani hidup di hari tuanya?

Hadiahkan Hunian yang Layak untuk Nenek Kamihar

Update : 03 Nov, 2020

"Nenek tingga jo anak nenek satu-satunyo di rumah ko nak, tapi anak nenek ko kurang sehat jadi nenek yang karajo untuk kebutuhan sehari-hari"

(Arti: "Nenek tinggal bersama anak satu-satunya nenek di rumah ini, tetapi anak nenek kurang sehat jadi nenek yang bekerja untuk kebutuhan sehari-hari")

294667e65cfc2858c69777952c62c129.jpg

Nenek Kamihar (79) tinggal di Jorong Lipek Pageh, Nagari Salimpat, Kec. Lembah Gumanti, Kab. Solok. Sumatera Barat. Di usia senjanya, Nek Kamihar tinggal di rumahnya yang hampir roboh bersama anak satu-satunya yang masih hidup yaitu Bapak Dasril (49). Bapak Dasril ini memiliki gangguan pada ingatannya sehingga tidak bisa beraktivitas seperti orang normal seusianya. Alhasil, Nek Kamihar lah yang mesti bekerja memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.

a7891070ff209087c7ccc30a04f7ebc4.jpg

Sehari-harinya, Nenek Kamihar bekerja sebagai buruh kupas bawang yang hanya diupah Rp 15.000/hari. Tentu penghasilan ini jauh dari kata cukup untuk biaya hidup keduanya. Tak jarang, para tetangga yang merasa iba turut membantunya dengan memberikan nasi dan sambal.

Kondisi tempat tinggal Nek Kamihar dan sang anak sangat memprihatinkan. Atap dan tiang-tiang penyangganya sudah begitu rapuh dimakan rayap. Dinding rumah mereka hanya berupa susunan papan berongga. Angin atau tetesan air hujan dapat dengan mudah merembes masuk melalui lubang di sela-sela papan. Untuk mengurangi lubang-lubang ini, Nek Kamihar memasang kertas-kertas koran bekas menutupi dinding.

a496bcb229e9e5e06dd07ec85e2f5866.jpg

a59036a6996477535e8ff4861686eda7.jpg

1cb24ee24d11eca3a02b89ff593e3c53.jpg

Listrik dan MCK tidak ada di rumah Nek Kamihar. Jika hendak mengambil air, ia harus menimba dari sumur di luar rumah secara manual menggunakan ember kecil. Hal ini cukup jadi beban baginya yang fisiknya telah menua dan melemah. "Kadang punggung saya sering sakit jika selesai ambil air, tidak kuat seperti dulu lagi," ujar Nenek Kamihar.

ab80b98492a0d3978c891c23e497ab94.jpg

Sahabat Dermawan, Nenek Kamihar sangat butuh kepedulian kita untuk bisa terus bertahan. Mari hadiahkan rumah layak huni lengkap dengan MCK, sehingga ia tak perlu lagi merasakan masa lansia dengan kepayahan di rumah yang nyaris ambruk.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan

ACT Padang

Created 09 Mar, 2020 Kabupaten Solok Sarana dan Infrastruktur

Rp 70,000 Terkumpul